Weru,– Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan H. Syam’un Nasiruddin, AM.d.Rad, selaku Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan Cirebon 1 (meliputi Kecamatan Sumber, Weru, Plered, Dukupuntang, dan Kecamatan Plumbon), melalui penyaluran bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kamis (21/05).
Menurut Ang A’un, sapaan akrab beliau, bahwa “dibalik rumah-rumah yang berdiri disudut-sudut kampung, sesungguhnya terdapat cerita panjang tentang perjuangan hidup masyarakat. Ada keluarga yang setiap malam tidur dengan rasa cemas ketika hujan turun saat atap rumahnya bocor. Ada anak-anak bangsa yang harus belajar di lantai lembab dan dinding yang rapuh. Bahkan, ada para orang tua yang bertahun-tahun bertahan di rumah yang sewaktu-waktu bisa saja roboh, hanya karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk memperbaikinya.”
Dalam pelaksanaan program tersebut, Ang A’un menggandeng PC GP Ansor Kab. Cirebon sebagai bentuk social collaboration dan kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan tempat tinggal layak dan aman.
Sebanyak 10 unit rumah penerima bantuan melalui Pokok Pikiran (Pokir) beliau sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 28H UUD 1945, “mengamanatkan hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik.” khususnya warga kurang mampu yang selama ini hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan.
Dari 10 unit penerima bantuan tersebut, terdapat 1 rumah warga yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak untuk dihuni. Kondisi bangunan yang rapuh, atap yang bocor, serta struktur rumah yang membahayakan penghuni menjadi perhatian serius. Karena itu, rumah tersebut diprioritaskan untuk segera dilakukan rehabilitasi total pada tahun ini agar pemilik rumah dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman.
Program ini bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi tempat lahirnya harapan dan masa depan keluarga. Kami ingin memastikan masyarakat kecil juga bisa merasakan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi bersama GP Ansor Kabupaten Cirebon menjadi energi positif dalam memperkuat gerakan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam membantu warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Sementara itu, H. Akhmad Ibnu Ubaidillah, Ketua PC GP Ansor Kab. Cirebon, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan langkah nyata yang dilakukan H. Syam’un Nasiruddin, AM.d.Rad. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan organisasi kepemudaan menjadi contoh baik dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kemudian, “Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Weru Lor, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dewan H. Syam’un Nasiruddin, AM.d.Rad atas perhatian dan kepeduliannya melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga kami. Tentu, program ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang selama ini membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman untuk dihuni. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan.” Tegas Hasan Bisri, Kepala Desa Weru Lor.
Sinergi antara Pemerintah daerah, DPRD, Pemerintah Desa dan organisasi kepemudaan-kemasyarakatan menjadi kunci agar pembangunan berbasis kebutuhan rakyat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran”, Tutup Ang A’un.
Penyaluran bantuan di Desa Weru Lor ini menjadi contoh bahwa aspirasi rakyat yang diperjuangkan melalui pokok pikiran anggota DPRD dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan