KABUPATEN CIREBON, – SMKN 1 Gunung Jati, Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan judi online (judol) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan sekolah. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah tersebut diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap bahaya judi online yang semakin marak dan dapat mengganggu integritas ASN.

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan pemateri internal sekolah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Dalam kesempatan itu, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai dampak negatif judi online, aturan yang mengikat ASN, serta pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme sebagai tenaga pendidik.

Kepala SMKN 1 Gunung Jati, Drs. Didi Isbandi mengatakan bahwa sosialisasi tersebut menjadi langkah preventif untuk melindungi seluruh ASN di lingkungan sekolah dari berbagai bentuk penyimpangan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.

“ASN harus menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar menjauhi praktik judi online yang dapat merusak integritas dan profesionalisme,” ujar Didi.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memang memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan, salah satunya maraknya praktik judi online yang kini menyasar berbagai kalangan.

Didi menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai dampak negatif perkembangan teknologi. Guru dan tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan contoh yang baik kepada para siswa.

“Sebagai pendidik, kita bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi panutan. Jangan sampai guru atau ASN terjerumus dalam aktivitas yang bertentangan dengan aturan dan nilai-nilai pendidikan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan SMKN 1 Gunung Jati untuk memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan mendukung peningkatan kompetensi serta kualitas pembelajaran.

Kegiatan sosialisasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online yang dinilai dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi, termasuk terhadap kinerja aparatur negara. Berbagai instansi pendidikan di Indonesia juga mulai memperkuat edukasi mengenai bahaya judi online sebagai bentuk pencegahan dini.

SMKN 1 Gunung Jati sendiri terus berkomitmen membangun lingkungan sekolah yang religius, disiplin, dan berkarakter. Sekolah kejuruan negeri yang berlokasi di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon ini memiliki visi mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh ASN di lingkungan SMKN 1 Gunung Jati semakin memahami risiko dan konsekuensi hukum dari praktik judi online, sekaligus memperkuat komitmen untuk menjaga nama baik profesi dan institusi pendidikan.