KABUPATEN CIREBON, – Suasana meriah menyelimuti Desa Babadan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dalam kegiatan Haflah Akhirussanah (Imtihan) Yayasan Insan Shodiqin Gunung Jati. Kegiatan yang digelar pada Minggu (21/6/2026) tersebut diawali dengan pawai ta’aruf dan karnaval beca hias yang diikuti ratusan santri, siswa, guru, serta masyarakat.

Pawai yang melintasi sejumlah ruas jalan Ki Gede Mayung tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Berbagai beca hias dengan ornamen islami, miniatur masjid, hingga pesan-pesan keagamaan tampil memeriahkan kegiatan sebagai bentuk syiar Islam dan ajang kreativitas para santri.

Tidak hanya itu, rangkaian Haflah Akhirussanah juga diisi dengan berbagai penampilan akademik dan non akademik dari para santriwan, santriwati, serta murid didik di lingkungan Yayasan Insan Shodiqin. Penampilan tersebut meliputi pembacaan Al-Qur’an, pidato, hafalan Al-Qur’an, seni islami, hingga pertunjukan budaya yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan masyarakat.

Kegiatan Haflah Akhirussanah tahun ini juga menjadi momen pelaksanaan inaugurasi RA/PAUD, TPQ, khotmil Qur’an, khotmil kitab kuning, pelepasan siswa kelas IV MDTU Al Ikhlas, serta pelepasan siswa kelas XII MA Al Adzkar.

Yayasan Insan Shodiqin menaungi sejumlah lembaga pendidikan di antaranya STIT Yasins, PKBM Bhakti Insani, MA Al Adzkar, Ponpes Ma’aruf Al Ma’rufi, MDTU Al Ikhlas Babadan, RA/PAUD Al Ikhlas, TPQ Al Ikhlas, serta Radio Swara Insani FM.

Menariknya, para santri yang menempuh pendidikan di yayasan tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Banyak santri yang datang dari luar daerah seperti Jakarta, Subang hingga Banten untuk menimba ilmu agama dan pendidikan formal di lingkungan pondok pesantren.

Para santri luar daerah tersebut dapat menempuh pendidikan dengan sistem mondok gratis yang disediakan yayasan. Program tersebut menjadi salah satu daya tarik Yayasan Insan Shodiqin dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat tanpa terbebani biaya yang tinggi.

Selain menyediakan fasilitas mondok gratis, Yayasan Insan Shodiqin juga menggratiskan uang gedung bagi santriwan dan santriwati yang melanjutkan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan.

Pimpinan Yayasan Insan Shodiqin Gunung Jati Cirebon, H. Sadikin S Ag, mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan agama dan pendidikan formal yang dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang baik tanpa terkendala biaya. Karena itu kami memberikan program mondok gratis dan pembebasan uang gedung bagi para santri dan siswa,” ujarnya.

Menurut H. Sadikin, salah satu program unggulan Yayasan Insan Shodiqin adalah program Talaqin Madrasah Mengaji. Program tersebut mewajibkan seluruh santri mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Melalui program itu, para santri dibimbing mulai dari tahsin dan tajwid, kemudian meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an hingga mencapai program tahfidz 30 juz.

“Program unggulan kami adalah Talaqin Madrasah Mengaji. Seluruh santri wajib bisa membaca Al-Qur’an, memahami tajwid, mengikuti tahfidz hingga mampu menyelesaikan hafalan 30 juz,” kata KH Sadikin.

Ia berharap keberadaan Yayasan Insan Shodiqin dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kemampuan akademik maupun keagamaan yang seimbang.

Kegiatan Haflah Akhirussanah pun berlangsung khidmat dan meriah. Ratusan masyarakat yang hadir memadati lokasi acara untuk menyaksikan berbagai penampilan para santri sekaligus memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya.