CIREBON,- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Arjawinangun untuk tahun ajaran 2025-2026 berhasil meluluskan 100 persen siswanya. Tahun ini jumlah siswa yang duduk dikalas sembilan sebanyak 105 siswa.

Kepala SMPN 2 Arjawinangun Imas Rosmawati melalui Wakasek Kurikulum, Sayidi mengatakan kalau pihaknya telah melakukan rapat internal berkaitan dengan kelulusan tersebut. Berdasarkan masukan dari guru-guru mata pelajaran ada, seluruh siswa sudah melampaui nilai rata-rata rapot.

“Untuk nilai rata-rata rapot untuk kelas sembilan tahun ini mencapai 70. Sedangkan tingkat kehadiran anak-anak seluruhnya hampir dibawah 15 persen, jadi itu sudah menjadi syarat mutlak untuk meluluskan anak-anak,” ujarnya saat ditemui, Kamis (4/6/2026).

Dikatakan Sayidi berdasarkan hasil dari asesmen nasional (AN) nilai tertinggi diraih oleh Salza Prayuningtyas dengan nilai 91.99. sedangkan untuk nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) literasi (bahasa Indonesia) dipegang oleh Muhamad Rizkie Aderya dengan nilai 60.00.

“TKA literasi adalah tes ini lebih menekankan pada pemaknaan bacaan dibandingkan sekadar menghafal. Sedang untuk numerasi (matematika) dipegang oleh Asifatun dengan nilai 93.33,” katanya.

Numerasi menurut Sayidi, adalah ujian yang mengukur kemampuan nalar, analisis, dan pemecahan masalah menggunakan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Nilai TKA literasi dan numerasi yang diraih anak-anak sudah melampaui nilai rata-rata nasional.

“Rata-rata nilai nasional untuk Bahasa Indonesia adalah 60.83. Sedangkan untuk matematika adalah 40.86,” tandasnya.

Sayidi berharap seluruh siswa yang dinyatakan lulus bisa melanjutkan pendidikan di jenjang lebih tinggi. Khususnya sekolah-sekolah terbaik atau yang sekarang masuk dalam kategori sekolah maung.

“Sekolah maung adalah salah satu gagasan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami berharap seluruh siswa SMPN 2 Arjawinangun bisa masuk ke sekolah maung tersebut,” tandasnya. ***