CIREBON — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat sinergi lintas sektor dalam melindungi masyarakat dari ancaman keuangan ilegal dan penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, Korem 063/Sunan Gunung Jati, serta Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kota Cirebon.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang dikombinasikan dengan upaya pencegahan pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga judi online, serta penguatan nilai toleransi antarumat beragama.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa literasi keuangan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan masyarakat.

“Literasi keuangan bukan sekadar pemahaman produk jasa keuangan, tetapi bagian dari ketahanan nasional. Masyarakat yang cerdas finansial akan lebih kuat menghadapi tekanan ekonomi dan tidak mudah terjerumus ke praktik ilegal maupun penyimpangan sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan dampak yang luas dan berkelanjutan.

“OJK tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan BNN, TNI, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan strategi penting dalam membangun ekosistem perlindungan masyarakat yang menyeluruh,” tambahnya.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati juga menegaskan dukungan TNI dalam menghadapi ancaman non-militer seperti keuangan ilegal dan narkotika. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas sosial serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Cirebon, Kombes Pol Rohandi, menyebut literasi keuangan sebagai langkah preventif yang efektif dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Banyak kasus narkotika berawal dari tekanan ekonomi dan rendahnya literasi keuangan. Edukasi seperti ini menjadi langkah strategis untuk memutus rantai tersebut,” jelasnya.

Atas kontribusinya, OJK Cirebon menerima penghargaan dari BNN Kota Cirebon sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan dalam program P4GN.

Penguatan nilai sosial juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Ketua DPD BAMAGNAS Kota Cirebon, Adi Rao, menilai literasi keuangan yang dikembangkan OJK turut memperkuat nilai moral dan spiritual masyarakat.

“Masyarakat yang memiliki pemahaman finansial baik dan nilai spiritual kuat akan lebih mampu menolak praktik ekonomi ilegal serta penyimpangan sosial,” katanya.

BAMAGNAS pun turut memberikan penghargaan kepada OJK Cirebon atas kontribusinya dalam membangun edukasi keuangan yang inklusif dan memperkuat harmoni sosial.

Dua penghargaan tersebut menegaskan peran OJK tidak hanya sebagai regulator sektor jasa keuangan, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial. Ke depan, OJK Cirebon berkomitmen memperluas literasi dan inklusi keuangan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan tangguh menghadapi berbagai ancaman.