Kota Cirebon, CU – Pemerintah Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian gedung baru Puskesmas Gunungsari serta selesainya renovasi tiga puskesmas lainnya, yakni Puskesmas Kalijaga Permai, Puskesmas Pekalangan, dan Puskesmas Perumnas Utara, Rabu (31/12/2025).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa sektor kesehatan memegang peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Menurutnya, derajat kesehatan yang baik menjadi fondasi utama dalam mendorong produktivitas masyarakat.

“Pemerintah Kota Cirebon secara konsisten berupaya memperkuat fasilitas kesehatan tingkat pertama, karena puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, pembangunan dan renovasi gedung puskesmas tersebut merupakan respons nyata atas kebutuhan dan aspirasi warga terhadap fasilitas kesehatan yang layak, aman, dan modern. Namun demikian, Wali Kota mengingatkan bahwa peningkatan sarana fisik harus dibarengi dengan perbaikan kualitas pelayanan.

“Saya menekankan agar tidak ada lagi keluhan terkait pelayanan yang lambat, prosedur yang rumit, maupun sikap yang kurang humanis. Gedung yang representatif harus sejalan dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional,” tegasnya.

Terkait penandatanganan nota kesepahaman dengan BPJS Kesehatan, Wali Kota menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk memastikan layanan laboratorium milik pemerintah daerah dapat diakses lebih luas oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional.

“Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan serta kepastian layanan kesehatan bagi masyarakat secara adil dan merata, dengan tetap menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah dibangun. Ia berharap peresmian ini menjadi momentum peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Cirebon memasuki tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiyawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur puskesmas merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang Dinas Kesehatan dalam memenuhi standar pelayanan medis yang modern dan berkualitas.

Menurutnya, pembangunan dan renovasi puskesmas dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

“Kami memastikan seluruh fasilitas yang dibangun telah memenuhi standar medis nasional, baik dari aspek tata ruang, sirkulasi udara, hingga kenyamanan ruang tunggu, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Selain peresmian fasilitas, Kadinkes juga melaporkan penandatanganan nota kesepahaman antara Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Cirebon dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini bertujuan memperluas cakupan layanan laboratorium agar terintegrasi dengan sistem jaminan kesehatan nasional.

“Dengan kerja sama ini, akses masyarakat terhadap layanan laboratorium diharapkan semakin mudah dan optimal,” pungkasnya.(Riant Subekti)