Cirebonupdate.id– Layanan air bersih pelanggan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon masih mengalami gangguan menyusul kebocoran pipa transmisi DCIP berdiameter 600 mm di wilayah Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Manajemen perusahaan telah melakukan pemantauan serta evaluasi pascaperbaikan. Namun dalam proses monitoring tersebut, masih ditemukan titik kebocoran yang berdampak pada distribusi air yang belum mengalir optimal dan merata ke seluruh pelanggan.

Pihak Tirta Giri Nata menegaskan terus melakukan langkah percepatan agar suplai air segera kembali normal. Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari penyempurnaan perbaikan pada pipa transmisi, penyampaian informasi gangguan layanan melalui media sosial dan media massa, hingga pemasangan rambu lalu lintas serta pengamanan area galian selama proses pekerjaan berlangsung. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan guna memastikan perbaikan berjalan lancar.

Direktur Utama Tirta Giri Nata, H Sopyan Satari SE MM, menjelaskan bahwa proses perbaikan lanjutan diperkirakan memakan waktu sekitar 1×24 jam. Meski demikian, proses normalisasi aliran air di tiap wilayah berbeda-beda, dengan estimasi pemulihan penuh bisa mencapai hingga tujuh hari.

Manajemen menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Saat ini, tim teknis masih bekerja maksimal untuk memastikan perbaikan benar-benar tuntas agar distribusi kembali stabil.

Sebagai langkah antisipasi, pelanggan diimbau untuk menampung air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa gangguan berlangsung.

Untuk layanan bantuan air bersih melalui mobil tangki, masyarakat dapat menghubungi nomor 0899-9656-545, 0896-9777-7708, atau 0813-2447-6565. Pelanggan juga disarankan berkoordinasi dengan RT/RW setempat agar distribusi bantuan air dapat terorganisir dengan baik. (Riant Subekti)