KABUPATEN CIREBON, – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat se-Jawa Barat mulai memanaskan mesin politik jauh sebelum Pemilu 2029 digelar. Melalui agenda konsolidasi partai, ratusan PAC dikumpulkan untuk memperkuat barisan dan menyatukan strategi pemenangan.
Langkah ini dinilai sebagai upaya serius Partai Demokrat dalam membangun soliditas struktur hingga ke tingkat paling bawah. Konsolidasi tersebut digagas oleh DPD Partai Demokrat Jawa Barat dan digelar selama dua hari.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Ir H Herman Khaeron MSi, serta dijadwalkan ditutup oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, M Handarujati Kalamullah, menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki 627 PAC yang menjadi ujung tombak perjuangan partai dalam setiap kontestasi politik.
“PAC adalah mesin utama partai. Karena itu, pendidikan politik dan jambore PAC ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah menuju Pemilu 2029,” ujar Handarujati, Senin (15/12/2025).
Ia menegaskan, konsolidasi yang melibatkan seluruh PAC se-Jawa Barat ini diklaim sebagai yang pertama kali dilakukan, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga secara nasional.
Menurutnya, kekuatan PAC sangat menentukan dalam penggalangan dukungan masyarakat. Oleh sebab itu, struktur partai di tingkat bawah harus dibina secara serius, terarah, dan berkelanjutan.
“PAC merupakan garda terdepan partai. Jika konsolidasi berjalan kuat, maka strategi pemenangan akan lebih terukur dan efektif,” jelasnya.
Konsolidasi ini juga diarahkan untuk memperkuat infrastruktur partai, sekaligus mematangkan strategi menghadapi dinamika politik ke depan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, kembali mengingatkan para kader akan sejarah lahirnya Partai Demokrat sebagai bagian dari semangat reformasi.
“Demokrat lahir pada 9 September 2001 sebagai anak kandung reformasi. Sejarah ini harus dipahami seluruh kader, khususnya di tingkat PAC,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan Demokrat harus tercermin dalam sikap dan kerja politik kader, yakni berpihak kepada rakyat, menjunjung etika politik, serta menghadirkan kepemimpinan yang bersih dan kompeten.
“Demokrat harus terus menjadi partai yang rasional, beretika, dan dekat dengan rakyat. Itu prinsip yang wajib dipegang oleh seluruh kader,” pungkasnya. (Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan