Cirebonupdate.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu serta jajaran pimpinan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di wilayah Indramayu mempererat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di Pendopo Bupati Indramayu, dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Sekretaris Daerah, serta Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Indramayu. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah antara OJK, Pemerintah Daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan LJK dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Perkembangan penyaluran pembiayaan di wilayah Ciayumajakuning, khususnya Kabupaten Indramayu, menunjukkan kontribusi signifikan sektor jasa keuangan dalam menggerakkan perekonomian. Hingga akhir November 2025, realisasi KUR di Indramayu mencapai Rp1,28 triliun yang disalurkan kepada 28.294 debitur. Sementara itu, pembiayaan Kredit Modal Kerja (KMK) tercatat sebesar Rp3,8 triliun atau sekitar 19 persen dari total penyaluran KMK di wilayah Ciayumajakuning.
Pencapaian tersebut ditopang oleh peran aktif perbankan dan LJK lainnya yang terus memperluas pembiayaan kepada UMKM, terutama pada sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan tangkap, produksi garam, serta industri kreatif batik complongan. Sinergi lintas sektor ini dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan pembiayaan tersalurkan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan jumlah UMKM mencapai lebih dari 559 ribu unit usaha yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian, dukungan pembiayaan melalui KUR dan KMK menjadi elemen vital dalam menjaga keberlanjutan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat kontribusi Indramayu terhadap perekonomian Jawa Barat.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa kebutuhan pembiayaan di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM terus meningkat seiring dinamika ekonomi daerah. Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan usaha masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen memperluas program literasi dan inklusi keuangan melalui kerja sama dengan OJK dan LJK hingga tingkat kecamatan dan desa, agar masyarakat semakin memahami serta memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan bertanggung jawab.
Ia juga menyoroti dampak banjir yang melanda Indramayu pada Januari 2026, yang mengakibatkan sekitar 11 ribu hektar tambak ikan, udang, dan bandeng terdampak. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan pembiayaan untuk mendukung pemulihan sektor perikanan dan UMKM.
Menanggapi hal tersebut, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menekankan bahwa kerja sama yang solid antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan merupakan fondasi penting dalam mendorong UMKM naik kelas serta memperkuat struktur ekonomi daerah.
Ia menyampaikan bahwa capaian penyaluran KUR dan KMK di Indramayu menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi yang telah terjalin. OJK, lanjutnya, akan terus mendorong LJK untuk memperluas akses pembiayaan produktif yang berkelanjutan, khususnya bagi sektor unggulan dan pelaku UMKM.
Selain fokus pada pembiayaan, OJK Cirebon juga terus mengintensifkan program edukasi dan literasi keuangan agar masyarakat mampu mengelola pembiayaan secara sehat dan produktif.
Seluruh Lembaga Jasa Keuangan di wilayah Indramayu pun menyatakan kesiapan mendukung penguatan pembiayaan UMKM melalui KUR dan Kredit Modal Kerja, sekaligus terlibat aktif dalam program literasi keuangan yang terintegrasi dengan agenda Pemerintah Daerah dan TPAKD.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membentuk perilaku keuangan masyarakat yang lebih baik, meningkatkan kepercayaan terhadap lembaga keuangan formal, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indramayu secara inklusif dan berkelanjutan.(Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan