Kuwu Sarabau Ahmad Dandon saat memberikan santunan anak yatim piatu dan duafa di balaidesa

Cirebonupdate.id – Kuwu Desa Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Ahmad Dandon, akhirnya angkat bicara terkait polemik penerimaan dana kompensasi sebesar Rp4 juta dari penyedia infrastruktur internet yang sempat menuai kritik sejumlah pihak. Ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan telah direalisasikan dalam bentuk kegiatan sosial bagi warga desa.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat, Pemerintah Desa Sarabau terlebih dahulu menyalurkan santunan kepada puluhan warga yang membutuhkan. Kegiatan tersebut meliputi pemberian santunan kepada 36 anak yatim dan piatu serta 26 warga lanjut usia (lansia/jompo) di lingkungan Desa Sarabau.

Tak hanya itu, Dandon juga menjelaskan bahwa sebagian dana digunakan untuk membantu kebutuhan sosial warga yang sedang berduka. Pemerintah desa menyalurkan bantuan air mineral kemasan gelas sebanyak 10 dus untuk masing-masing dari 6 keluarga yang tengah mengalami musibah meninggal dunia, dengan total keseluruhan mencapai 60 dus.

“Dana itu langsung kami wujudkan dalam kegiatan santunan. Kami prioritaskan untuk anak yatim, lansia, dan juga membantu keluarga warga yang sedang berduka. Jadi jelas, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Ahmad Dandon, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2026)

Ia juga menegaskan bahwa langkah cepat tersebut diambil sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam momentum sosial dan kemanusiaan di desa. Menurutnya, penggunaan dana untuk santunan merupakan bentuk nyata manfaat yang langsung dirasakan warga.

Lebih lanjut, Dandon menyampaikan bahwa dirinya tetap terbuka terhadap masukan dan kritik dari berbagai pihak. Namun ia berharap masyarakat dapat melihat secara utuh bahwa dana kompensasi tersebut telah dimanfaatkan secara transparan dan berpihak kepada kepentingan warga.

“Kami tidak menutup diri terhadap kritik, tapi yang perlu dipahami, dana itu sudah kami salurkan untuk kepentingan sosial. Masyarakat bisa melihat langsung manfaatnya,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan santunan ini, Pemerintah Desa Sarabau berharap dapat mempertegas komitmen dalam mengelola setiap bentuk bantuan atau kompensasi untuk kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjawab berbagai tudingan yang sempat berkembang. ***