Kota Cirebon, CU– Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura Kota Cirebon dan menelan korban jiwa. Seorang pemuda berusia 19 tahun meregang nyawa di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh lalu terlindas truk di depan Asrama Polri Pesisir, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Sabtu pagi (3/1/2026).

Korban diketahui bernama Dzakwan Arif Alaudin (19), seorang karyawan swasta asal Desa Kreyo, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah Kesenden menuju Kalijaga atau melaju dari utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga mencoba menyalip kendaraan truk box yang berada di depannya. Namun, saat melakukan manuver tersebut, motor yang dikendarainya kehilangan keseimbangan hingga korban terjatuh ke badan jalan.

Di waktu yang bersamaan, sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi B 9429 XOZ yang dikemudikan Eko Santoso, warga Koja, Jakarta Utara, melaju dari arah yang sama. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar hingga akhirnya menabrak korban.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfiliyanto, membenarkan peristiwa kecelakaan fatal tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, kecelakaan diduga dipicu kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat berupaya mendahului kendaraan di depannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut.

“Kedua kendaraan sudah diamankan sebagai barang bukti, dan sopir truk masih kami periksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutupnya.(Riant Subekti)