Warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah, yang berada di Desa Kaliwulu, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, kembali mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan lingkungan yang rusak parah.
Cirebonupdate.id – Warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah, yang berada di Desa Kaliwulu, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, kembali mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan lingkungan yang rusak parah. Kerusakan bahkan sudah terlihat sejak pintu gerbang masuk perumahan hingga kurang lebih 500 meter menuju pertigaan akses Blok E dan Blok G.
Sepanjang ruas tersebut tampak lubang dengan berbagai ukuran, mulai kecil hingga besar. Saat hujan turun, genangan air menutup lubang sehingga membahayakan pengendara yang melintas. Tidak sedikit warga yang mengaku hampir terjatuh karena tidak mengetahui adanya lubang di jalan tersebut.
Selain di jalan utama, kerusakan juga terjadi di sejumlah gang perumahan. Bahkan terdapat lubang besar yang menyerupai kolam saat terisi air hujan. Warga menyebut kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan perbaikan yang pernah dilakukan dinilai tidak maksimal karena hanya menggunakan material seadanya.
Iskandar, salah satu warga, mengatakan kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat perumahan. Menurutnya, sebagian besar penghuni harus melintasi jalan tersebut beberapa kali dalam sehari untuk bekerja maupun keperluan lainnya.
“Kalau musim hujan makin parah, lubang tidak kelihatan. Banyak yang kaget saat lewat, motor juga cepat rusak. Harapannya pengembang segera memperbaiki dengan benar, jangan hanya tambal sementara,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Andik. Ia menilai akses jalan seharusnya menjadi prioritas utama pengembang, terlebih masih terdapat pembangunan unit baru di kawasan tersebut.
“Kalau masih ada pembangunan rumah baru, harusnya jalan juga diperhatikan. Ini kan tanggung jawab pengembang. Kalau memang tidak mampu memperbaiki, sebaiknya fasilitas umum diserahkan saja ke pemerintah supaya bisa ditangani,” katanya.
Warga juga menyoroti adanya perbaikan jalan sepanjang sekitar 80 meter yang dilakukan sebelumnya dengan papan proyek bertuliskan bantuan pemerintah daerah. Namun hingga kini status perumahan disebut belum dilakukan serah terima kepada pemerintah daerah, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Masyarakat berharap ada solusi konkret dalam waktu dekat agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. ( Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan