CIREBON – Sukacita warga menyambut kepulangan Dede April, Juara 3 Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar, di Cirebon, justru diwarnai insiden kriminal. Sejumlah warga dilaporkan menjadi korban pencopetan saat memadati jalur penyambutan, Kamis (1/1/2026).
Sejak siang hari, ribuan massa telah memadati sejumlah titik, mulai dari Jalan Siliwangi, Jalan RA Kartini, hingga kawasan Alun-alun Kejaksan. Kepadatan terjadi karena masyarakat ingin menyaksikan secara langsung sosok Dede April yang menjadi kebanggaan daerah asalnya.
Namun, situasi yang penuh sesak tersebut dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan. Aksi pencopetan dilaporkan terjadi di beberapa lokasi, dengan sasaran dompet dan tas milik warga yang lengah di tengah kerumunan.
Salah seorang korban, Lidya Ningsih, warga Kecamatan Gunung Jati, mengaku kehilangan dompet berisi dokumen penting dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta. Peristiwa itu dialaminya saat berdiri di Jalan Siliwangi menunggu rombongan Dede April melintas.
“Saya fokus melihat ke arah jalan, tidak sadar tas saya sudah dibuka. Dompet langsung hilang, isinya surat-surat penting dan uang. Resletingnya dibuka pelan, bukan disilet,” ujarnya saat melapor ke Mapolres Cirebon Kota.
Usai kejadian, Lidya segera melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap dokumen-dokumen pribadinya dapat ditemukan dan dikembalikan, meskipun uang tunai di dalam dompetnya telah raib.
“Saya ikhlas uangnya diambil, tapi mohon surat-surat penting saya dikembalikan,” ucapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menerima sejumlah laporan serupa dari warga yang diduga menjadi korban pencopetan. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menghadiri kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. (Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan