Kota Cirebon, CU— Upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam mempercepat pembangunan dan penataan kota sepanjang tahun 2025 mendapat respons positif dari berbagai pihak. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Effendi Edo bersama Wakil Wali Kota Siti Farida, sejumlah program pembangunan dinilai menunjukkan hasil nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan SETARA, yang menitikberatkan pada pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Sepanjang 2025, Pemkot Cirebon berhasil merealisasikan berbagai program strategis, mulai dari normalisasi sungai, pembenahan drainase, perbaikan jalan dan trotoar, penataan pedagang kaki lima, peningkatan penerangan jalan umum, hingga penguatan layanan kesehatan dan pendidikan.

Apresiasi atas kinerja pemerintah daerah disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi Golkar, Ana Susanti, SE. Ia menilai kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota mampu menghadirkan pembangunan yang terarah serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan kinerja yang cukup progresif. Pembangunan berjalan aktif, produktif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi infrastruktur, investasi, maupun pelayanan publik,” ujar Ana Susanti.

Ia menyoroti keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan serta mendorong realisasi investasi yang berimplikasi pada penguatan ekonomi lokal. Selain itu, sektor ekonomi kerakyatan juga mendapat perhatian serius melalui pemberdayaan UMKM.

Salah satu contoh konkret adalah pelibatan pelaku UMKM dalam ajang Cirebon Festival (Cifest) 2025, yang menjadi sarana promosi sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat. Menurut Ana, kebijakan tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.

Di bidang stabilitas ekonomi, Ana mengapresiasi langkah Pemkot dalam menjaga inflasi agar tetap terkendali. “Pengendalian inflasi sepanjang 2025 menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan iklim usaha yang kondusif,” katanya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemkot Cirebon juga dinilai serius melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan. Inovasi birokrasi, khususnya melalui percepatan penerapan manajemen talenta ASN dan transformasi digital, disebut sebagai fondasi penting dalam menciptakan aparatur yang profesional dan kompetitif.

“Modernisasi birokrasi melalui digitalisasi dan manajemen talenta ASN adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja tersebut, di akhir tahun 2025 Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon menerima Kabar Cirebon Award 2025 dari media massa, atas komitmen dalam penataan tata ruang, pembangunan infrastruktur, serta kebersihan lingkungan kota.

Ana menegaskan, DPRD Kota Cirebon, khususnya Fraksi Golkar, akan terus bersinergi dan mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. “Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif. Kami siap mengawal dan mendukung program-program yang membawa kemajuan nyata bagi Kota Cirebon ke depan,” pungkasnya. (Riant Subekti)