JAKARTA, – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diperkirakan akan diwarnai dengan lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai jalur darat. Menyikapi hal tersebut, ASTRA Infra memastikan kesiapan layanan jalan tol untuk mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi pengguna jalan.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi, sebanyak 60,53 juta orang diproyeksikan melakukan perjalanan selama periode libur Nataru tahun ini. Seiring meningkatnya mobilitas tersebut, arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola ASTRA Infra juga diprediksi mengalami kenaikan signifikan.
Sekitar 4,8 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi ruas Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto selama periode libur Nataru 2025/2026.
Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Rudi Irawan, menyampaikan bahwa peningkatan pergerakan masyarakat perlu diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur dan layanan lalu lintas yang optimal.
Untuk itu, ASTRA Infra telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari pengecekan rutin kondisi jalan, peningkatan kesiapsiagaan petugas, hingga penyiagaan armada pendukung seperti patroli, derek, rescue, dan ambulans.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyambut periode Nataru.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas serta kesiapan layanan, khususnya dalam menghadapi potensi peningkatan volume lalu lintas di ruas-ruas strategis,” ujarnya.
Sebagai bentuk kesiapan operasional, ASTRA Infra juga menggelar Apel Gelar Pasukan ASTRA Infra Group serta aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri. ASTRA Infra juga berpartisipasi dalam Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Wilan Oktavian, berharap kolaborasi dan inovasi yang dilakukan dapat mendukung kelancaran arus libur akhir tahun.
“Kami berharap penyelenggaraan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” katanya.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) sejumlah instansi terkait, pembatasan kendaraan angkutan barang diberlakukan di ruas Tol Tangerang–Merak dan Cikopo–Palimanan pada 19–20 Desember 2025 serta 23–28 Desember 2025. Pembatasan berlaku untuk kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan gandeng dan tempelan, serta angkutan hasil galian, tambang, dan bahan bangunan.
Untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan, ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak menyelesaikan proyek penambahan lajur ketiga di KM 87–95, menambah fasilitas toilet, serta menempatkan personel tambahan. Kapasitas transaksi juga ditingkatkan melalui pengoperasian gardu tandem di sejumlah gerbang tol.
Sementara itu, ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan menyiapkan 7 rest area aktif dan 2 rest area fungsional, serta melakukan pembersihan saluran air dan penguatan lereng guna mengantisipasi cuaca ekstrem.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus lalu lintas, ASTRA Infra memberikan diskon tarif tol 20 persen di ruas Tol Cikopo–Palimanan bagi kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama ke GT Kalikangkung atau sebaliknya. Diskon berlaku pada 22–23 Desember 2025 untuk arus mudik dan 31 Desember 2025 untuk arus balik.
Di ruas Tol Jombang–Mojokerto, ASTRA Infra menyiapkan 12 mobile reader, layanan top up uang elektronik, serta SPBU modular di dua rest area untuk memastikan kebutuhan pengguna jalan tetap terpenuhi.
ASTRA Infra mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, memantau kondisi cuaca, menjaga kecepatan maksimal 70 km/jam saat hujan, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, ASTRA Infra berharap perjalanan libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.(Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan