
Kota Cirebon – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, pengelola Taman Air Goa Sunyaragi Cirebon mulai melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi peningkatan jumlah wisatawan. Upaya ini dilakukan demi menjaga kenyamanan serta keamanan pengunjung selama masa liburan akhir tahun.
Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS) menyiapkan tambahan sumber daya manusia, khususnya pemandu wisata dan petugas keamanan di area objek wisata. Penambahan personel ini difokuskan pada hari-hari dengan potensi kunjungan tinggi, seperti akhir pekan dan hari libur nasional.
Kepala Bagian Humas dan Promosi BPTAGS, Eko Ardi Nugraha, mengungkapkan bahwa jumlah pemandu wisata ditambah secara signifikan dibanding hari biasa.
“Pada Sabtu, Minggu, dan hari libur, jumlah pemandu wisata kami tingkatkan dari tiga orang menjadi enam orang per hari,” kata Eko, Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, langkah tersebut diambil seiring meningkatnya jumlah pengunjung dalam beberapa hari terakhir. Data kunjungan menunjukkan adanya tren kenaikan, terutama pada akhir pekan. Pada Sabtu (20/12/2025) tercatat 175 pengunjung, kemudian meningkat menjadi 290 orang pada Minggu (21/12/2025).
Tak hanya pada akhir pekan, lonjakan juga mulai terlihat pada hari kerja. Pada Senin (22/12/2025), jumlah wisatawan mencapai 107 orang, jauh melampaui rata-rata kunjungan harian yang biasanya berada di bawah 50 orang.
“Kondisi ini cukup berbeda dari hari kerja biasanya. Artinya, minat masyarakat mulai meningkat jelang libur panjang,” jelasnya.
BPTAGS memproyeksikan jumlah wisatawan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, terutama dengan dimulainya libur sekolah dan cuti bersama akhir tahun. Pihak pengelola memperkirakan kenaikan pengunjung berkisar antara 10 hingga 20 persen selama periode Nataru.
Meski demikian, pengelola memastikan tidak akan ada kenaikan tarif tiket masuk. Harga tiket Goa Sunyaragi yang berada di Jalan Brigjen Darsono By Pass, Kota Cirebon, tetap diberlakukan seperti hari biasa.
“Tiket masuk tetap Rp15.000 untuk umum dan Rp10.000 bagi pelajar atau mahasiswa dengan menunjukkan kartu identitas,” tegas Eko.
Dengan kesiapan tersebut, pengelola berharap Goa Sunyaragi tetap menjadi destinasi wisata unggulan yang aman, nyaman, dan sarat nilai edukasi bagi wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. (Riant Subekti)

Tinggalkan Balasan