Cirebon Update, CIREBON- SMKN 1 Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, memperingati hari jadinya yang ke-14 tahun dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan sosial di lingkungan sekolah, Selasa (27/1/2026). Peringatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang sekolah yang berdiri sejak tahun 2012 dan terus berkembang menjadi salah satu SMK negeri unggulan di wilayah Cirebon.

Kepala SMKN 1 Gunung Jati, Iis Setiawati, M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-14 bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah sekaligus mengenang perjuangan awal berdirinya SMKN 1 Gunung Jati.

 

“Di usia ke-14 tahun ini, kami bersyukur SMKN 1 Gunung Jati terus tumbuh dan berkembang. Berbagai kegiatan kami selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur, kebersamaan, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Iis Setiawati.

Sejarah berdirinya SMKN 1 Gunung Jati berawal dari prestasi Pemerintah Kabupaten Cirebon yang meraih predikat juara ke-3 vokasional tingkat Provinsi Jawa Barat sekitar tahun 2009. Penghargaan tersebut disertai hadiah berupa dana sebesar Rp1 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

Setelah melalui proses sosialisasi, survei, dan pertimbangan kesiapan lahan, Kecamatan Gunung Jati ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah baru, tepatnya di Desa Mayung. Lahan yang digunakan merupakan tanah kas desa seluas sekitar 34.280 meter persegi yang sebelumnya berupa area persawahan.

Pembangunan SMK Persiapan Negeri Gunung Jati kemudian dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur pendidikan dan masyarakat setempat. Proses pembelajaran awal bahkan sempat dilaksanakan di SMKN 1 Jamblang dan SMP Negeri 3 Gunung Jati sebelum gedung baru dapat digunakan.

Pada tahun pelajaran 2010/2011, SMKN 1 Gunung Jati mulai menerima siswa baru dengan dua jurusan awal, yakni Kriya Kreatif Batik Tekstil (KKBT) dan Teknik Gambar Bangunan (TGB). Seiring meningkatnya jumlah peserta didik dan kebutuhan dunia kerja, sekolah ini terus membuka kompetensi keahlian baru.

Secara resmi, SMKN 1 Gunung Jati berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Penegerian tertanggal 27 Januari 2012 dengan nomor 421.5/kep.35-Disdik/2012, sekaligus menjadikannya sebagai sekolah negeri termuda di Kabupaten Cirebon saat itu.

Hingga kini, SMKN 1 Gunung Jati telah memiliki lima kompetensi keahlian, yakni Desain dan Produksi Kriya (sebelumnya KKBT), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (sebelumnya TGB), Teknik Otomotif (Teknik Sepeda Motor), Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam, serta Animasi.

Dalam peringatan HUT ke-14 ini, berbagai kegiatan digelar mulai dari kegiatan lingkungan, lomba kreativitas siswa, hingga acara kebersamaan seluruh warga sekolah.

Kepala sekolah berharap, di usia yang semakin matang, SMKN 1 Gunung Jati mampu terus mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap bersaing di dunia industri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Semoga ke depan SMKN 1 Gunung Jati semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Cirebon,” pungkas Iis Setiawati. ( Riant Subekti)